Skip to main content

RANGKAIAN PWM (Pulse Width Modulation)


 RANGKAIAN PWM (Pulse Width Modulation)

1.    Pengertian kerja rangkaian PWM-(Pulse Width Modulation)

Pulse Width Modulation (PWM)

Pulse Width Modulation – PWM merupakan salah satu teknik untuk meraih tanda analog berasal dari sebuah piranti digital. Sebenarnya tanda PWM dapat dibangkitkan dengan banyak cara, secara analog memanfaatkan IC op-amp atau secara digital. Secara analog tiap tiap pergantian PWM-nya benar-benar halus, namun secara digital tiap tiap pergantian PWM dipengaruhi oleh resolusi PWM itu sendiri.

Pulse Width Modulation

Pengertian PWM

Pulse Width Modulation( PWM) secara universal merupakan suatu metode memanipulasi lebar sinyal yang dinyatakan dengan pulsa dalam satu periode, untuk memperoleh tegangan rata- rata yang berbeda. Bebarapa contoh aplikasi PWM merupakan pemodulasian informasi untuk telekomunikasi,

    Pengontrolan energi ataupun tegangan yang masuk ke beban, regulator tegangan, audio effect serta penguatan, dan aplikasi- aplikasi yang lain. Aplikasi PWM berbasis mikrokontroller umumnya berbentuk pengendalian kecepatan motor DC, pengendalian motor servo, serta pengaturan nyala cerah LED. Oleh sebab itu dibutuhkan uraian terhadap konsep PWM itu sendiri.

2.                  Identifikasikan jenis dan cara kerja rangkaian PWM-(Pulse Width        

            Modulation)

Pulse Width Modulation (PWM) secara umum adalah sebuah cara memanipulasi lebar sinyal yang dinyatakan dengan pulsa dalam suatu perioda, untuk mendapatkan tegangan ratarata yang berbeda. Beberapa Contoh aplikasi PWM adalah pemodulasian data untuk telekomunikasi, pengontrolan daya atau tegangan yang masuk ke beban, regulator tegangan, audio effect dan penguatan, serta aplikasi-aplikasi lainnya.



 

Aplikasi PWM berbasis mikrokontroler biasanya berupa, pengendalian kecepatan motor DC, Pengendalian Motor Servo, Pengaturan nyala terang LED.

JENIS PWM

1. PWM Analog Pembangkitan sinyal PWM yang paling sederhana adalah dengan cara membandingkan sinyal gigi gergaji sebagai tegangan carrier dengan tegangan referensi menggunakan rangkaian opamp comparator



Cara kerja dari komparator analog ini adalah membandingkan gelombang tegangan gigi gergaji dengan tegangan referensi seperti yang terlihat pada Gambar dibawah



saat nilai tegangan referensi lebih besar dari tegangan carrier (gigi gergaji) maka output comparator akan bernilai high. Namun saat tegangan referensi bernilai lebih kecil dari tegangan carrier, maka output comparator akan bernilai low. Dengan memanfaatkan prinsip kerja dari komparator inilah, untuk mengubah duty cycle dari sinyal output cukup dengan mengubahubah besar tegangan referensi. Besarnya duty-cycle rangkaian PWM ini



2. PWM Digital


2.         Analisis hasil rancangan rangkaian PWM- (Pulse Width Modulation) untuk pemancar dan penerima remote control

Siswa diminta untuk memilih salah satu project untuk Menganalisis hasil rancangan rangkaian PWM- (Pulse Width Modulation) untuk pemancar dan penerima remote control sebagai berikut 

 


Rangkaian A



Rangkain B




 LP3 : Produk :

    Soal Esai : Mengunakan Google Forms:

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfUn011bsI83pHYMwc_sXavk9hNbYvvapZ_KsNeCyNv9DHGQQ/viewform

D.    Rujukan

https://www.centipedia.net/pulse-width-modulation-pwm/#:~:text=Pengertian%20PWM.%20Pulse%20Width%20Modulation%20%28%20PWM%29%20secara,contoh%20aplikasi%20PWM%20merupakan%20pemodulasian%20informasi%20untuk%20telekomunikasi%2C

https://thecityfoundry.com/pwm-pulse-width-modulation-adalah/

 

https://smartinyourhand.blogspot.com/2021/11/prinsip-kerja-rangkaian-astable.html

 

https://abdulelektro.blogspot.com/2019/07/timer-ic555-monostabil-bistabil.html

 

 


Comments

Popular posts from this blog

RANGKAIAN ELEKTRONIKA DAYA DENGAN THYRISTOR

  RANGKAIAN ELEKTRONIKA DAYA      Pengertian rangkaian elektronika daya dengan menggunakan thyristor Elektronika Daya (Power Electronics) didefinisikan sebagai sebuah aplikasi elektronika yang menitik beratkan pada pengaturan peralatan listrik yang berdaya besar dengan cara melakukan  pengubahan parameter-parameter  listrik (arus, tegangan, daya listrik). Aplikasi elektronika disini dimaksudkan rangkaian yang menggunakan peralatan elektronika terutama semikonduktor yang difungsikan sebagai saklar (switching) untuk melakukan pengaturan dengan cara melakukan pengubahan tipe sumber dari AC – AC, AC – DC, DC – DC dan DC – AC. Peralatan semikonduktor yang digunakan adalah solid-state electronics  untuk melakukan pengaturan yang lebih efesien pada sistem yang mempunyai daya dan energy yang besar. Aplikasi elektronika daya memiliki karakteristik sebagai berikut: 1. Aplikasi teknik kontrol untuk mendapatkan 2. ...

Menerapkan catu daya rangkaian inverter Dc To AC

Rangkaian Inverter DC to AC a.        Pengertian rangkaian Inverter DC to AC Inverter adalah perangkat elektronik yang kuat, yang digunakan untuk mengubah DC ke AC. Perangkat ini menggunakan perangkat switching. Konversi DC ke AC dapat dilakukan antara 12V, 24V, 48V ke 110V, 120V, 220V, 230V, 240V dengan frekuensi supply 50Hz/60Hz. Untuk pemahaman yang lebih baik tentang konsep ini, berikut adalah rangkaian Inverter 12V DC ke 220V AC sederhana yang dirancang untuk mengubah DC ke AC. Inverter DC ke AC terutama dirancang untuk mengubah catu daya DC menjadi catu daya AC. Di sini, catu daya DC relatif stabil dan juga sumber tegangan positif sedangkan AC berosilasi sekitar tingkat dasar 0V, biasanya dalam mode sinusoidal Teknologi inverter yang umum digunakan dalam elektronik adalah mengubah sumber tegangan dari baterai menjadi sinyal AC. Umumnya, mereka beroperasi dengan 12 volt dan umumnya digunakan dalam aplikasi seperti otomotif, teknologi asam timbal, sel ...